Yohanes 3:13-17
Bilangan 21:4-9
Mazmur 78:1-2,34-38
Saudara/i-ku dalam Yesus Kristus,
Sebagai umat beriman kepada Yesus Kristus pasti tahu bahwa
Yesus adalah JuruSelamat.
Yohanes 3:17
Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia, bukan untuk menghakimi dunia,
melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
namun dalam perjalanan hidup sehari-hari tidak sedikit orang
beriman bertanya :
“dimanakah Engkau, Yesus saat aku berharap pertolongan-Mu?”
bukankah Allah menjanjikan kehidupan kekal bila percaya
kepada Yesus?
Yohanes 3:16
karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan
Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
akan tetapi kenyataannya :
hidup di dunia ini saja banyak kesusahan dan penderitaanyang menerpa
apa iya ada kehidupan kekal yang belum tahu seperti apa
sedangkan kehidupan sekarang ini saja begitu menyesakkan?
lihat saja situasi dunia saat ini berbagai bencana alam terjadi,
banyak orang kelaparan dan kesulitan mencari nafkah,
ketidak-adilan dan kejahatan disana-sini terjadi, dsbnya
seakan-akan Engkau biarkan!
yang kuat menginjak yang lemah, si kaya semakin kaya,
Jeritan minta tolong sepertinya tidak terdengar oleh-Mu.
situasi orang beriman saat ini mungkin mirip dengan situasi yang terjadi pada
bangsa Israel, mereka berharap kepada Allah melalui Musa yang membawa
mereka keluar dari Mesir sebab di Mesir, mereka sebagai budak
namun kenyataannya tidak seperti yang mereka harapkan;
meski sianghari tidak panas karena ada tiang awan dan malam hari tidak kedinginan
karena ada tiang api tetapi mereka mengeluh kepada Musa dan kepada Allah.
Bilangan 21:5
mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: mengapa kamu memimpin kami keluar
bukankah di jaman sekarang ini tidak sedikit orang beriman
mengeluh di dalam hati atau diucapkan seperti bangsa Israel
kesusahan dan penderitaan yang ditanggungnya seperti
hidup di padang gurun.
bangsa Israel “lupa” bagaimana mukjizat Allah menyertainya saat melewati laut merah
maunya selalu senang dan tidak mau hidup susah seperti Bangsa Israel
akibatnya, Allah marah dan menghukum mereka.
Bilangan 21:6
Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka,
sehingga banyak dari orang Israel yang mati.
Puji Tuhan ! Alleluya !
kemarahan Allah hanya sesaat saja sebab Allah mengasihi manusia sebagai umat-Nya.
Bilangan 21:8
maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa: “buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada
Jika bangsa Israel melihat tiang tergantung ular tedung maka
mereka yang berdosa tidak mati tetapi tetap hidup.
Yohanes 3:14-15
sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun,
maka sekarang ini melalui Salib Yesus, dosa kita telah ditebus.
1 Petrus 1:18-19
sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia
yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana,
bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal,
yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba
yang tak bernoda dan tak bercacat.
JADI
kesusahan dan penderitaan dialami saat ini hendaknya terima saja
Janganlah mengeluh dan mengomel atau komplain kepada Allah,
mana tahan !
generasi bangsa israel yang keluar dari tanah Mesir pada akhirnya binasa,
Allah mengasihi kita melalui Yesus Kristus maka kita ditebus dan diselamatkan,
Jangan pernah gadaikan iman percaya kepada Yesus Kristus
untuk memuaskan hawa nafsu kedagingan dan kenikmatan duniawi.
apalagi yang engkau cari wahai saudara/i-ku, keselamatan dan hidup kekal
REFLEKSI DIRI
Pandanglah Salib Yesus dengan penuh hormat dan dengan segenap hati kita
sebab melalui Salib maka kita beroleh hidup kembali dan dosa kita diampuni
Jangan pernah lupakan di kayu Salib itu ada Yesus yang mengorbankan diri-Nya
untuk membayar lunas diri kita dan menyelamatkan kita dari kematian kekal
dengan memberikan hidup yang kekal.
Salam Kasih,
Surya Darma
