Senin, 4 Desember 2017
A. BACAAN PERTAMA
YESAYA 2:1-5
Segala bangsa akan berduyun-duyun ke tempat rumah Tuhan karena mereka mau mendengar pengajaran Firman Tuhan.
B. MAZMUR TANGGAPAN
MAZMUR 122:1-9
Mazmur Daud bersukacita dan mengajak pergi ke rumah Tuhan sebab disanalah ada kesejahteraan umat Israel.
C. BACAAN INJIL
MATIUS 8:5-11
Yesus heran mendengar jawaban seorang perwira merasa tidak layak menerima kedatangan Yesus di rumahnya untuk menyembuhkan hambanya sakit lumpuh.
Yesus berkata kepada mereka yang mengikutiNya: “sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.”
RENUNGAN HARI INI
Iman seorang perwira dipuji Yesus karena ia orang Romawi, bukan orang Yahudi yang percaya pada Allah Abraham, Ishak dan Yakub.
Saat itu, orang Yahudi merasa dirinya sebagai bangsa pilihan Allah sehingga bangsa lain dianggap bangsa kafir yang tidak akan memperoleh keselamatan.
Sampai saat ini pemahaman seperti ini masih ada beranggapan bangsa lain adalah bangsa kafir sebab mengklaim bangsanya adalah yang terbaik.
Perwira ini seorang Romawi yang rendah hati sebab ia tahu bangsa Yahudi tidak suka kepada bangsanya maka ketika Yesus hendak datang ke rumahnya maka ia merasa tidak layak menerima Yesus di rumahnya…….
wow, seorang perwira yang punya kuasa dari jabatan dan peduli kepada hambanya tetapi kerendahan hatinya mencerminkan sikap dan keyakinan iman pada Yesus, mampu menyembuhkan hambanya yang sakit lumpuh.
Tidak mudah lho meyakini sakit lumpuh itu bisa sembuh tetapi petwira tersebut yakin bahwa Yesus bisa menyembuhkan.
Bagaimana dengan kita?
Yakinkah bila keadaan kita sulit diatasi dan masihkah iman pengharapan kita kepada Tuhan Yesus?
Ada begitu banyak pertanyaan yang membuat orang beriman menjadi goyah tatkala doa-doanya belum terjawab dan harapannya belum terkabulkan.
Ketika hidup berada dalam kesesakan dan realitanya sedang menderita maka disinilah terlihat kualitas iman kita.
Bagi orang yang mengalami penderitaan maka pasti tahu bagaimana kondisi hidup yang amat sangat tidak mengenakan.
Orang kaya yang tidak pernah mengalami kekurangan, tidak akan tahu pahit getir menanggung beban penderitaan; sehari serasa sebulan lamanya menantikan datangnya pertolongan Tuhan.
Jika kita jarang bergaul karib dengan Firman Tuhan maka keyakinan iman akan goyah dan mencari solusi diluar Tuhan.
Pada dasarnya kita manusia tidak tahan menderita karena kedagingan kita lemah dan maunya dituruti selalu keinginannya.
Markus 14:38
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.
J A D I,
Jelaslah keyakinan iman kita tidak boleh goyah sebab imanlah yang menopang kekuatan di dalam diri kita.
Oleh sebab itu kuatkanlah iman kita agar mampu mengatasi segala masalah hidup
Salam Kasih,
Surya Darma
