Jumat, 19 Oktober 2018
EFESUS 1:11-14
MAZMUR 33:1-2,4-5,12-13
LUKAS 12:1-7
Lukas 12:5
Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!
Injil Lukas hari ini tentang Yesus memberi pengajaran khusus pada murid-muridnya.
Ada dua bagian penting yang Yesus ajarkan secara khusus kepada murid
Pertama
Bersikaplah terbuka kepada Tuhan
Dihadapan Tuhan, kita tidak bisa menutupi segala sesuatu sebab
Tuhan Maha Tahu
Mazmur 139:7
Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu
Kenyataannya masih ada orang yang berpikir dapat mengelabui Tuhan?
misal : koruptor, penjahat kra putih.
Mereka dengan rakusnya meraup kekayaan dengan cara tidak halal, lalu memberi sumbangan dana dan mengira sudah berbuat kebaikan untuk menutupi perbuatan dosanya!!
Juga masih ada orang yang sudah berkeluarga berani selingkuh atau berzinah, kemudiaan mengikuti misa ekaristi di hari minggu, menyambut hosti kudus dan dikiranya dapat menghapus perbuatan dosanya.
Masih banyak perbuatan lain yang tidak diketahui orang lain kecuali dia sendiri dan Tuhan saja yang tahu kalau ia berbohong, bersaksi dusta, menipu dan menganggap Tuhan tidak tahu atau setidaknya merasa Tuhan mau mengerti dan sepertinya mengijinkan dia berbuat begitu.
sekarang ini.
dosa dianggap sebagai kesalahan atau kekeliruan dan bukan sebagai pelanggaran atau melawan kehendak Tuhan;istilahnya cuma salah prosedur dan pasti Tuhan maklumin deh.
Kedua
Takutlah kepada Tuhan
Lukas 12:5
Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!
Rupanya sejak jaman Yesus, orang lebih takut kepada pembunuh.kepada Yesus, mereka tidak takut.
Gimana kenyataannya sekarang ini, ternyata sama juga umumnya tidak Takut kepada Tuhan !
Itu kenyataan tak bisa dipungkiri dengan berbagai alasan, misalnya :
Menganggap Tuhan itu maha baik yang selalu memaafkan, mengampuni yang penting percaya kepada Tuhan maka segala perbuatan dosa pasti diampuni.
Ada yang berpandangan bahwa meskipun saat kita wafat, belum sempat mengaku dosa maka BAPA pasti mengampuni, dengan alasan bahwa:
Pertama
Bapa duniawi saja pasti mengampuni kesalahan anaknya karena sayang kepada anaknya, apalagi Bapa Surgawi yang pasti sayang kepada kita sebagai anakNya seperti perumpamaan anak yang hilang dimana si bungsu diampuni Bapa meski sudah hancur-hancuran dan hidupnya kacau berantakan.
Kedua
Dengan beriman kepada Yesus maka kita tidak perlu takut karena pasti dibela BAPA karena kita ini anakNya dan pasti kita diampuni serta tidak akan diserahkan kepada Iblis (=neraka) sebab Iblis itu musuh Allah.
Mereka mengutip ayat dari
Yohanes 1o:18a
Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri.
Mereka lupa pada kitab Yakobus yang mengatakan Iman tanpa perbuatan adalah mati (pasal 3 ayat 26).
JADI SEHARUSNYA KITA LAKUKAN
Pertama
TInggalkan sikap menutupi kesalahan maupun dosa tetapi hendaknya bersikap terbuka dan apa adanya.
Matius 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
Kedua
Takut kepada Tuhan merupakan cara yang efektif untuk menjaga sikap kita menghargai kedaulatan Tuhan atas diri kita sebagai ciptaanNya.
Pengkhotbah 12:13-14
Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya,karena ini adalah kewajiban setiap orang.
sebab Allah akan membawa setiap perbuatan kepengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yg tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.
Semoga kita menerima pengajaran Yesus ini dan diterapkan di dalam kehidupan kita sehari-hari.
Salam Kasih,
Surya Darma
