
Sabtu, 2 Maret 2019
SIRAKH 17:1-15
MAZMUR 103:13-18
MARKUS 10:13-16
Markus 10:15
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya
Bacaan Injil hari ini, Yesus mengulangi lagi menasehati murid-muridNya yang rupanya belum mengerti karena mereka memarahi orang-orang membawa anak kecil kepada Yesus.
Markus 10:13-14
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-muridNya memarahi orang-orang itu. Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepadaKu, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
Sebelumnya ketika murid2 meributkan siapa yang terbesar diantara mereka maka Yesus menasehati mereka dengan memeluk seorang anak.
Markus 9:36-37
Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”
Apa maksud perkataan Yesus?
Barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.
Sikap kita kepada Allah hendaknya mencontoh sikap seorang anak kepada orangtuanya.
Seorang anak kecil itu biasanya:
Pertama
Sangat percaya kepada orangtuanya
Mazmur 62:9
Percayalah kepadaNya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapanNya; Allah ialah tempat perlindungan kita
Kedua
Sangat bergantung pada orangtuanya
Yeremia 17:7
Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!
Ketiga
Percaya pada janji orangtuanya
Mazmur 89:35
Aku tidak akan melanggar perjanjianKu, dan apa yang keluar dari bibirKu tidak akan Kuubah.
Keempat
Bangga terhadap orangtuanya
Mazmur 23:1
Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku
Kelima
Mau belajar mengembangkan dirinya
Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.
Keenam
Suka merengek meminta sesuatu
Mazmur 17:6
Aku berseru kepadaMu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telingaMu kepadaku, dengarkanlah perkataanku.
Beriman kepada Yesus Kristus hendaklah seperti seorang anak pada orangtuanya dalam segala situasi dan kondisi hidup.
Ada orang percaya kepada Tuhan ketika keadaan hidupnya baik-baik saja tetapi tatkala terjadi perubahan dalam hidupnya maka mulai meragukan Tuhan dan pada akhirnya bisa tidak percaya lagi kepada Tuhan karena dianggapnya tidak bisa menolong kesusahan hidupnya.
Sirakh 2:2-3
Hendaklah hatimu tabah dan jadi teguh, dan jangan gelisah pada waktu yang malang. Berpautlah kepada Tuhan, jangan murtad dari padaNya, supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu.
JADI
Ingatlah selalu bahwa sesungguhnya kita yang membutuhkan Tuhan dan bukannya Tuhan yang berhutang sehingga Tuhan harus memelihara hidup kita.
Oleh karena itu berserahlah sepenuh hati kepada Tuhan agar hidup kita dipelihara senantiasa oleh Tuhan.
Mazmur 37:5-6
Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Dengan berserah kepada Tuhan maka kita tidak akan kuatir akan hidup kita sebab Tuhan memelihara hidup kita.
1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Salam Kasih,
Surya Darma